TANGERANG,(PORNUS) - Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Merak melakukan survei lapangan terkait kejadian banjir pesisir atau rob di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memverifikasi ketepatan prakiraan potensi rob yang sebelumnya telah dikeluarkan BMKG.
Informasi tersebut dikutip dari akun Instagram resmi Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Merak. Dalam unggahannya, BMKG menjelaskan bahwa tim turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi aktual di masyarakat sesuai dengan data dan prediksi yang telah disampaikan.
“Tim Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Merak melaksanakan survei kejadian banjir pesisir (rob) di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi prakiraan potensi rob serta mengamati secara langsung dampak genangan air laut terhadap aktivitas masyarakat pesisir,” tulis BMKG dalam keterangan unggahan tersebut.
BMKG juga menyebutkan bahwa pengamatan lapangan dilakukan secara detail dengan mencatat tinggi genangan air, waktu terjadinya rob, serta dampaknya terhadap permukiman dan aktivitas harian warga. Selain itu, tim turut mempelajari karakteristik pasang surut air laut di sekitar lokasi terdampak.
“Data hasil pengamatan lapangan meliputi tinggi genangan, waktu kejadian, dampak terhadap aktivitas masyarakat, serta karakteristik pasang surut di wilayah sekitar. Data ini sangat penting sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan akurasi prakiraan cuaca dan maritim ke depan,” lanjut BMKG.
BMKG menegaskan, survei tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam menyediakan informasi cuaca dan maritim yang cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan, khususnya bagi wilayah pesisir yang rawan bencana hidrometeorologi.
Melalui kegiatan ini, BMKG berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat semakin kuat dalam menghadapi potensi banjir rob di masa mendatang, sekaligus meningkatkan kualitas layanan peringatan dini di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.




