Portalnusantara.id Lebak – Dengan mengusung tema “Bekerja, Bergerak, dan Berdampak”, sekelompok masyarakat yang tergabung dalam warga Karian secara resmi mendeklarasikan Forum Rembug Kekerabatan Masyarakat Karian (FORBAKSI). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 4 Januari 2026, bertempat di Vila Karian, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Deklarasi FORBAKSI diawali dengan musyawarah bersama sebagai langkah awal pembentukan organisasi. Dalam musyawarah tersebut, Ucu Juhroni terpilih secara aklamasi sebagai Ketua FORBAKSI Kabupaten Lebak.
Sementara itu, posisi Penasihat FORBAKSI diamanahkan kepada Junaedi Ibnu Jatra, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lebak sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak.
Musyawarah ini bertujuan untuk membahas dan menyepakati rencana kerja bersama dalam rangka memperkuat kekerabatan masyarakat Karian, sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat terdampak Bendung Karian.
Ketua terpilih FORBAKSI, Ucu Juhroni, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya deklarasi tersebut.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena Deklarasi Forum Rembug Kekerabatan Masyarakat Karian atau FORBAKSI dapat terlaksana dengan sukses, aman, lancar, dan kondusif,” kata Ucu kepada Wartawan
Ia menjelaskan, deklarasi FORBAKSI dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dari 12 desa, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh lokal, Pokdarwis, pelaku UMKM, hingga warga yang terdampak Bendung Karian.
“FORBAKSI ini kami bentuk sebagai wadah atau organisasi masyarakat yang bertujuan untuk memperjuangkan dan mengadvokasi kepentingan warga terdampak Karian. Mudah-mudahan dengan adanya forum ini, masyarakat Karian bisa berdaya dan semakin terberdayakan,” ujarnya.
Sementara itu, Penasihat FORBAKSI Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jatra, menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya forum tersebut. Ia menilai FORBAKSI harus menjadi cikal bakal perjuangan masyarakat Waduk Karian ke depan.




