TANGERANG, (PORNUS)- Di tengah kesibukan dunia modern, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Tangerang memberikan dukungan penuh terhadap Gerakan Ayah Ambil Rapor. Inisiatif ini dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak sekaligus menanamkan karakter yang kuat bagi generasi penerus bangsa.

Wujud dukungan itu terlihat dari kehadiran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, H. Ahmad Baidowi, dalam acara Gerakan Ayah Ambil Rapor di Kecamatan Teluk Naga, Jumat (19/12). Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan bahwa ayah memiliki peran sentral dalam pendidikan anak, sebuah tanggung jawab yang tak bisa diabaikan.

"Selama ini, isu pendidikan sering dipahami sebatas urusan sekolah dan guru. Padahal, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh keterlibatan orang tua, termasuk ayah. Gerakan Ayah Ambil Rapor menjadi upaya korektif untuk memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak," kata H. Ahmad Baidowi, Jumat (19/12).

Menurut Fraksi PKB, keterlibatan ayah dalam pendidikan formal memberikan dampak positif yang signifikan. Motivasi belajar anak meningkat, disiplin diri semakin kuat, dan perkembangan emosionalnya menjadi lebih stabil. Momen pengambilan rapor menjadi jembatan komunikasi yang kokoh antara orang tua, anak, dan pihak sekolah.

“Jika keterlibatan ayah dalam pendidikan anak diperkuat secara konsisten, maka kita tidak hanya berbicara soal nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, dan tanggung jawab. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Kabupaten Tangerang,” ujar H. Ahmad Baidowi, menambahkan pentingnya peran ayah dalam membangun fondasi sumber daya manusia.

Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tangerang memiliki harapan besar agar Gerakan Ayah Ambil Rapor tidak hanya menjadi kegiatan sesaat. Mereka mendorong agar gerakan ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas ke seluruh pelosok kecamatan. Tujuannya adalah agar 'Ayah Ambil Rapor' menjadi budaya baru yang melekat dalam sistem pendidikan dan pengasuhan keluarga di Kabupaten Tangerang.

Mengapa Ayah Perlu Terlibat?

Seringkali, ibu dianggap sebagai sosok utama dalam urusan pendidikan anak. Padahal, kehadiran dan keterlibatan ayah memiliki dampak psikologis dan emosional yang besar bagi anak. Ayah yang terlibat aktif cenderung memberikan rasa aman, dukungan, dan motivasi yang lebih besar.

Kehadiran ayah saat pengambilan rapor juga menjadi bukti nyata bahwa ia peduli terhadap pendidikan anaknya. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri anak dan memacunya untuk meraih prestasi yang lebih baik. Lebih dari sekadar nilai, keterlibatan ayah menanamkan nilai-nilai penting seperti tanggung jawab, disiplin, dan kerja keras.