GUNUNG MAS, (PORNUS)– Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hanyut dan tenggelam di Sungai Kahayan, Desa Sepang Simin, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, hingga Minggu (4/1). Operasi pencarian tersebut telah memasuki hari ketiga sejak kejadian dilaporkan.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (2/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui berenang bersama tiga orang saudaranya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. Namun, korban yang tidak dapat berenang diduga terbawa arus sungai yang cukup deras hingga akhirnya tenggelam.
Salah satu saudara korban sempat berupaya menolong dengan memegang jari korban untuk menariknya ke tepian sungai. Namun, derasnya arus Sungai Kahayan menyebabkan genggaman tersebut terlepas.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga bersama warga setempat sesaat setelah kejadian, namun hingga sore hari korban belum ditemukan. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang untuk mendapatkan bantuan pencarian lebih lanjut.
Korban diketahui bernama Johan Sandi Novaly (26), warga Tangerang, Provinsi Banten. Korban datang ke Desa Sepang Simin untuk mengunjungi rumah saudaranya dalam rangka mengisi libur Natal dan Tahun Baru.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palangkaraya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel SAR setelah menerima laporan kejadian tersebut.
“Kami segera memberangkatkan satu tim rescue dengan sarana rescue car, rubber boat, serta peralatan pertolongan di air menuju lokasi kejadian,” kata Alit.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, mengatakan bahwa kondisi alam menjadi kendala utama dalam pelaksanaan operasi pencarian.
“Hingga hari ketiga pelaksanaan pencarian, kendala utama yang kami hadapi adalah arus sungai yang cukup deras serta kondisi air yang keruh, sehingga menyulitkan tim SAR gabungan dalam melakukan penyisiran,” ujarnya.




