TANGERANG, PORNUS – Puskesmas Pakuhaji menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif melalui kegiatan Pembinaan Jejaring Fasilitas Kesehatan yang digelar di Aula Puskesmas Pakuhaji, Selasa (7/10).
Kegiatan ini menjadi langkah proaktif untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, mempererat koordinasi antar fasilitas kesehatan, serta menajamkan sistem rujukan. Tidak sekadar agenda formal, pembinaan ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat.
Antusiasme tenaga kesehatan serta masyarakat yang hadir menciptakan suasana positif selama kegiatan berlangsung. Seluruh pihak tampak bersatu dengan satu tujuan, yakni meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan.
Kepala Puskesmas Pakuhaji, dr. Mutmainah, menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai elemen kesehatan dalam membangun sistem pelayanan yang optimal.
“Kegiatan pembinaan jejaring fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat menciptakan sinergi dan kolaborasi yang lebih baik antara unit pelayanan, lintas program, serta lintas sektor. Melalui kerja sama yang solid, pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal, merata, dan berkesinambungan, sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan mandiri,” ujar dr. Mutmainah.
Dalam pembinaan tersebut, terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian, yakni perluasan akses pelayanan, peningkatan mutu pelayanan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
Pada aspek akses pelayanan, Puskesmas Pakuhaji berupaya memastikan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terpencil, dapat menjangkau layanan kesehatan dengan lebih mudah. Kemudahan akses dinilai menjadi faktor penting dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan secara dini.
Sementara itu, peningkatan mutu pelayanan dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi berkelanjutan agar setiap fasilitas kesehatan memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan. Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan sesuai kebutuhan.
Selain itu, pembinaan ini juga menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat melalui perilaku hidup bersih dan sehat serta partisipasi dalam program kesehatan.




