Portalnusantara.id , Depok - Di balik seragam cokelat seorang abdi negara, tersembunyi jiwa seni yang bergelora. Iptu Yudo Darmawan, seorang polisi yang bertugas di Bareskrim Mabes Polri, membuktikan bahwa dedikasi pada negara dan kecintaan pada musik bisa berjalan beriringan. Pria asal Purwokerto, Banyumas ini, menyalurkan ekspresi dirinya melalui DKA77 Band, sebuah band indie yang mengusung genre slow rock.
Album Perdana 'SINARMU': Ekspresi Jiwa Sang Polisi Musisi
DKA77 Band, yang terdiri dari Iptu Yudo Darmawan (vokal+piano), Dolf Mozzarela (lead guitar), Widiyanto (bassis), Margaret (drumer), dan Zarot (rhytm guitar), baru saja merilis album perdana mereka yang bertajuk 'SINARMU'. Album ini diproduksi oleh PT. Darmawan Kreatif Abadi, sebuah langkah nyata mewujudkan mimpi bermusik Yudo dan kawan-kawan.
Kisah Nyata dalam Setiap Nada
Album 'SINARMU' bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah narasi kehidupan. Sepuluh lagu di dalamnya menceritakan kisah nyata dan perasaan seorang seniman musik yang juga seorang polisi dalam menjalani hari-harinya. Ada suka, duka, harapan, dan cinta, semuanya terangkum dalam melodi dan lirik yang menyentuh.
'My Son': Curahan Hati Seorang Ayah
Salah satu lagu yang paling personal dalam album ini adalah 'My Son'. Di lagu ini, Yudo mencurahkan harapan dan cinta kasihnya untuk anak lelakinya, Bima, yang ia anggap sebagai satria dalam hidupnya bersama sang istri tercinta, Dewi.
Sentuhan Internasional dengan Lirik Bahasa Inggris
Album 'SINARMU' menawarkan kombinasi menarik antara lirik berbahasa Indonesia dan Inggris. Delapan lagu menggunakan bahasa Indonesia, sementara dua lagu lainnya menggunakan bahasa Inggris, memperluas jangkauan pendengar dan memberikan warna yang berbeda.




