Cilegon (PORNUS) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon melaporkan banjir yang merendam permukiman warga di Lingkungan Kranggot RT 04 RW 04, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten, pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.

“Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak dini hari menyebabkan banjir di Lingkungan Kranggot RT 04 RW 04, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Kondisi tersebut diperparah dengan saluran drainase yang sempit sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga,” tulis BPBD Kota Cilegon dalam unggahan akun resmi Instagramnya, Sabtu (3/1/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Cilegon, banjir tersebut berdampak pada 241 kepala keluarga atau sekitar 723 jiwa. BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa, sementara nilai kerugian masih dalam proses pendataan.

“Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Kota Cilegon, banjir tersebut berdampak pada 241 kepala keluarga atau sekitar 723 jiwa. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian masih dalam proses pendataan,” lanjut keterangan BPBD Kota Cilegon.

Pelapor kejadian, Bpk. Buang selaku Ketua RT 04, menyampaikan laporan awal kepada BPBD pada pukul 05.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Cilegon bersama unsur terkait langsung melakukan assesment ke lokasi, pendataan warga terdampak, serta evakuasi warga yang membutuhkan bantuan.

“BPBD Kota Cilegon bersama unsur terkait telah melakukan assesment ke lokasi, pendataan warga terdampak, serta evakuasi warga sejak pukul 05.30 WIB. Hingga pukul 07.40 WIB, air masih menggenang di jalan dan sekitar rumah warga, namun proses evakuasi telah selesai dilaksanakan,” tulis BPBD Kota Cilegon dalam unggahan tersebut.

Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kota Cilegon mengerahkan personel bersama Pramuka Peduli Kwartir Cabang Cilegon, Bhabinkamtibmas Sukmajaya, serta unsur masyarakat setempat.

“Penanganan kejadian melibatkan BPBD Kota Cilegon, Pramuka Peduli Kwartir Cabang Cilegon, Bhabinkamtibmas Sukmajaya, serta unsur masyarakat setempat,” demikian keterangan BPBD Kota Cilegon.

BPBD Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi di wilayah tersebut.