Portalnusantara.id CiamisDi balik ruang perawatan RSUD Ciamis, tersimpan kisah perjuangan hidup yang menyayat hati. Siti Nurlela, seorang gadis muda asal Desa Nasol, harus berjuang melawan penyakit gagal ginjal kronis yang membuatnya terbaring lemah dan bergantung pada tabung oksigen untuk bertahan hidup.

Namun, beban berat tak hanya dirasakan oleh Siti. Sang ibu, Cicih, harus berjibaku dengan tekanan ekonomi yang kian menghimpit demi memastikan putrinya tetap dapat bernapas.

Meski biaya perawatan di rumah sakit terbantu oleh BPJS Mandiri, kebutuhan vital berupa oksigen belum sepenuhnya terakomodasi. Padahal, oksigen menjadi kebutuhan utama yang harganya sangat mahal bagi keluarga kecil seperti mereka.

Cicih menuturkan, satu tabung oksigen besar dibanderol sekitar Rp1,5 juta. Sementara biaya isi ulangnya mencapai Rp150 ribu per hari, dan hanya mampu bertahan dari waktu Ashar hingga pagi hari keesokan harinya.

“Kalau sudah habis, sore harinya harus beli lagi. Kalau tidak, anak saya kesulitan bernapas,” ujar Cicih dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di depan RSUD Ciamis, Rabu (31/12/2025).

Dalam sebulan, biaya oksigen yang harus dikeluarkan mencapai lebih dari Rp4,5 juta. Jumlah tersebut belum termasuk iuran BPJS Mandiri sebesar Rp150 ribu per bulan untuk empat anggota keluarga.