Portalnusantara.id Lebak - Dani Ramadhan, Seorang Aktivis dari Lebak Selatan Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digulirkan pemerintah. Menurutnya, MBG bukan sekadar memberi makanan gratis, melainkan gerakan strategis yang berdampak jangka panjang bagi kesehatan, pendidikan, dan perekonomian bangsa.
"MBG efek domino Positif bagi masyarakat, pemberdayaan program ini menyerap tenaga kerja dan memberdayakan ibu rumah tangga serta pemuda desa untuk menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah." ujar Dani, Jum'at (19/12/2025).
Ia mendorong UMKM Pertanian dan Peternakan memproduksi bahan pangan berkualitas, karena adanya pasar yang jelas dan stabil. Kata Dani, Peningkatan Gizi anak-anak sekolah yang sehat dan bergizi lebih mudah belajar dan berprestasi, sesuai amanat sila ke-4 Pancasila.
Dani menambahkan, perputaran ekonomi di tingkat rakyat dengan memproduksi pangan lokal, lingkaran ekonomi berjalan di tingkat bawah tanpa memicu inflasi berlebihan. Ia juga mengingatkan potensi dampak negatif MBG, seperti kenaikan harga bahan pangan akibat permintaan tinggi.
"Solusinya, pemerintah perlu menciptakan lapangan kerja lebih banyak, menyesuaikan UMR/UMK untuk menjaga daya beli masyarakat serta pentingnya meningkatkan kualitas makanan," tambanya
Aktivis dari Lebak selatan itu menekankan bahwa makanan yang disajikan harus benar-benar bergizi dan memenuhi standar 4 Sehat 5 Sempurna. Contohnya:
•Makanan kering menggunakan telur sebagai sumber protein.
•Roti tanpa pengawet dan susu rendah gula.
•Pisang sebagai sumber vitamin dan mineral sekaligus mendukung petani lokal.




