Kabupaten Tangerang, PORNUS – Puskesmas Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, menggelar program Gerebek Posyandu yang dilaksanakan secara bertahap di sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Pakuhaji pada 5–14 Januari 2026.

Kepala Puskesmas Pakuhaji, drg. Mutmainah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya peningkatan cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat, khususnya bagi balita, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.

“Program Gerebek Posyandu ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola agar seluruh sasaran Posyandu dapat terlayani secara optimal, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” kata drg. Mutmainah di Tangerang, Selasa.


Pelaksanaan kegiatan diawali pada Senin (5/1) di Desa Kiara Payung dengan menyasar Posyandu Payung 1 hingga 7. Selanjutnya, Selasa (6/1), kegiatan dilaksanakan di Desa Kiara Payung untuk Posyandu Payung 8–11 serta di Desa Pakuaji pada Posyandu Sukamakmur 1–3.

Pada Rabu (7/1), Gerebek Posyandu digelar di Desa Gaga, Posyandu Timbul 1–5, serta di Desa Pakualam pada Posyandu Sukamakmur 4–5. Kegiatan berlanjut pada Kamis (8/1) di Desa Gaga, Posyandu Timbul 6–9, dan Desa Bonisari pada Posyandu Makmur 1–3.

Rangkaian kegiatan kemudian dilaksanakan pada Jumat (9/1) di Desa Buaran Bambu, Posyandu Nusa Indah 1–2, serta Desa Bonisari pada Posyandu Makmur 4–6. Sementara itu, pada Sabtu (10/1), kegiatan dipusatkan di Desa Buaran Bambu, Posyandu Nusa Indah 3–7.

Memasuki pekan berikutnya, program tersebut dilaksanakan pada Senin (12/1) di Desa Rawaboni, Posyandu Seroja 1–6. Selanjutnya, Selasa (13/1), kegiatan digelar di Kelurahan Pakuhaji, Posyandu Teratai 1–7, dan ditutup pada Rabu (14/1) di Desa Laksana, Posyandu Caringin 1–7.

drg. Mutmainah menambahkan, pelaksanaan Gerebek Posyandu melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas, kader Posyandu, serta dukungan pemerintah desa dan kelurahan setempat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan Posyandu semakin meningkat, sehingga pemantauan tumbuh kembang balita dan kesehatan ibu dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.