Bogor , (PORNUS)— Pemandangan kabel fiber optik yang menjuntai dan semrawut di atas jalanan perlahan akan menjadi cerita lama di Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung memantau penataan kabel di sejumlah titik strategis, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar soal estetika, melainkan menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Peninjauan terbaru dilakukan di Simpang Tiga Flyover Cibinong, Jumat (12/12), menyusul penataan yang telah rampung di Simpang Tiga Dramaga serta Simpang Empat Bojonggede–Kemang. Kabel-kabel yang sebelumnya bergelantungan kini dipindahkan ke bawah tanah, menghadirkan wajah jalan yang lebih tertata dan sedap dipandang.

Menurut Rudy, kabel yang menjuntai berpotensi menimbulkan bahaya, mulai dari tersangkut kendaraan, putus akibat cuaca ekstrem, hingga risiko kecelakaan bagi pengguna jalan. Karena itu, penataan dilakukan secara menyeluruh dengan standar teknis yang ketat.

“Ini bukan hanya mempercantik kota, tapi juga mengembalikan hak pejalan kaki. Trotoar harus aman dilalui, gangguan visual diminimalkan, dan risiko kabel putus yang membahayakan harus dihilangkan,” ujar Rudy.

Ia menargetkan penataan di beberapa ruas jalan utama dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan. Meski sebagian jalur berstatus jalan nasional dan provinsi, Rudy memastikan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Kementerian PUPR RI berjalan baik.

“Kegiatan ini memang tidak instan. Ada tahapan administratif dan perizinan yang harus dilalui agar semuanya sesuai aturan dan standar teknis,” jelasnya.

Sejumlah ruas jalan menjadi prioritas, di antaranya Jalan Mayor Oking dan Jalan Raya Jakarta–Bogor. Kabel serabut yang telah terpasang puluhan tahun di kawasan tersebut kini dipindahkan ke bawah tanah secara bertahap.

“Tujuan kami memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan infrastruktur yang layak dan nyaman. Sedikit demi sedikit, wajah Kabupaten Bogor harus semakin tertata dan indah,” tegas Rudy Susmanto.

Dengan penataan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap ruang publik menjadi lebih aman, ramah pejalan kaki, sekaligus mencerminkan tata kota yang modern dan berkelanjutan. (Wl/kp)