Jakarta (PORNUS) – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Pusat menuntaskan salah satu tahapan krusial dalam proyek pembangunan Jalan Tol Dalam Kota ruas Semanan–Sunter. Musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah bagi warga terdampak di Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, resmi rampung digelar.
Musyawarah berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 16–17 Desember 2025, bertempat di Lapangan RPTRA Melati Duri Pulo. Proses perundingan berjalan kondusif dan penuh semangat kebersamaan antara pemerintah, warga, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Firman Ariefiansyah Singagerda, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Ruas Semanan–Sunter, serta tim penilai independen dari KJPP Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo & Rekan Cabang Bogor. Turut hadir pula Camat Gambir, Lurah Duri Pulo, perwakilan Kementerian Agama Wilayah Jakarta Pusat, jajaran pelaksana pengadaan tanah, serta warga terdampak dari RW 09 dan RW 12 Kelurahan Duri Pulo.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Firman Ariefiansyah Singagerda, menegaskan bahwa proses musyawarah menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah dalam menjamin keadilan bagi masyarakat terdampak.
“Musyawarah penetapan ganti kerugian ini kami laksanakan secara terbuka, transparan, dan mengedepankan musyawarah mufakat. Pemerintah berkomitmen memastikan hak-hak masyarakat terdampak terpenuhi secara adil sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Firman.
Camat Gambir dan Lurah Duri Pulo dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kelancaran proyek pembangunan Jalan Tol Dalam Kota ruas Semanan–Sunter.
Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam memastikan proses pengadaan tanah berjalan adil, transparan, serta mengedepankan prinsip musyawarah mufakat demi terpenuhinya hak-hak masyarakat yang terkena dampak pembangunan.
Dengan rampungnya musyawarah ini, proses pengadaan tanah diharapkan dapat berjalan lancar sehingga percepatan pembangunan Jalan Tol Dalam Kota ruas Semanan–Sunter dapat segera terwujud. Proyek strategis ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jakarta secara berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam musyawarah ini menjadi fondasi penting bagi pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan berorientasi pada kepentingan bersama.




