Bandung, (PORNUS) — Pelaksanaan rapat evaluasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di salah satu hotel berbintang di Kota Bandung, Jawa Barat, mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat. Kegiatan tersebut dinilai perlu dikaji dari sisi efisiensi dan penggunaan anggaran daerah.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAM) menyampaikan pandangannya terkait pelaksanaan rapat yang digelar di luar wilayah Kabupaten Tangerang. Ketua DPC LSM GERAM, Samsuri, menyatakan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki fasilitas yang dinilai cukup memadai untuk menyelenggarakan rapat koordinasi maupun evaluasi.
Menurutnya, pemanfaatan fasilitas yang tersedia di daerah sendiri dapat menjadi salah satu upaya mendukung efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Selain lokasi pelaksanaan, perhatian juga tertuju pada adanya hiburan berupa penampilan grup band Republik dalam agenda rapat evaluasi tersebut. LSM GERAM mempertanyakan relevansi kehadiran hiburan dalam kegiatan pemerintahan yang bersifat formal.
“Kami berharap setiap kegiatan kedinasan dapat disesuaikan dengan tujuan utama acara serta mempertimbangkan prinsip efektivitas dan efisiensi anggaran,” ujar Samsuri.
LSM GERAM mendorong Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan penelaahan lebih lanjut guna memastikan penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mereka juga berharap adanya penjelasan terbuka dari Bupati Tangerang terkait pemilihan lokasi serta komponen pembiayaan kegiatan tersebut.
Hingga berita ini disusun, pihak Sekretariat Daerah maupun Humas Pemkab Tangerang belum memberikan keterangan resmi mengenai pelaksanaan rapat evaluasi di Kota Bandung maupun rincian anggaran yang digunakan.
LSM GERAM berharap ke depan Pemkab Tangerang dapat terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah, serta memprioritaskan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
(iwan)




