TANGERANG, (PORNUS) - Kabar duka menyelimuti Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Seorang remaja berinisial H.F. (15), seorang santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, dilaporkan hilang di aliran Sungai Cidurian pada Jumat (19/12/2025) pagi. Insiden nahas ini terjadi saat korban sedang mencuci jeroan kambing di tepi sungai bersama rekan-rekannya.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Akun resmi Instagram Pemerintah Kecamatan Kresek (@kresekkecamatan) mengunggah kabar duka ini, menyampaikan bahwa musibah orang tenggelam terjadi di aliran Sungai Cidurian.

“Telah terjadi musibah orang tenggelam pada hari Jumat, 19 Desember 2025 sekitar pukul 08.30 WIB di aliran Sungai Cidurian, Desa Renged, Kecamatan Kresek,” tulis akun @kresekkecamatan.

Kronologi kejadian bermula ketika H.F. dan teman-temannya sedang mencuci jeroan kambing di pinggir sungai. Diduga terpeleset, H.F. jatuh ke sungai yang arusnya cukup deras. Nahas, korban terseret ke tengah sungai dan tenggelam.

“Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Karena arus sungai cukup kuat, korban terbawa ke tengah dan tenggelam,” lanjut keterangan akun tersebut.

Pemerintah Kecamatan Kresek, Polsek Kresek, Koramil 07/Kresek, serta BPBD Kabupaten Tangerang segera merespons kejadian ini dan berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Upaya pencarian (SAR) segera dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet.

“Saat ini operasi pencarian (SAR) sedang berlangsung dengan menggunakan perahu karet menyisir aliran sungai,” tulis @kresekkecamatan.

Di tengah upaya pencarian yang tengah berlangsung, Pemerintah Kecamatan Kresek mengajak seluruh masyarakat untuk memanjatkan doa agar H.F. segera ditemukan dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan.

“Kami memohon doa tulus dari seluruh masyarakat Kresek, semoga korban segera ditemukan dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan,” demikian penutup unggahan tersebut.