TANGERANG, PORNUS – Akses layanan kesehatan spesialis jantung bagi masyarakat Banten kini semakin luas. Gubernur Banten, Andra Soni, meresmikan operasionalisasi Instalasi Pelayanan Kardiocerebrovaskuler Terpadu (IPKT) di RSUD Kota Tangerang yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, Sabtu (14/2/2026).

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan infrastruktur kesehatan di wilayah Kota Tangerang. Fasilitas medis modern yang sebelumnya hanya tersedia di rumah sakit rujukan nasional, kini dapat diakses lebih dekat oleh masyarakat setempat.

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa kehadiran IPKT yang dilengkapi dengan Cardiac Catheterization Laboratory (Cath Lab) merupakan wujud nyata komitmen pemerintah. Fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas penanganan penyakit kardiovaskular yang selama ini sering terkendala prosedur rujukan ke luar daerah.

“Ini adalah langkah strategis memperkuat sistem kesehatan di Provinsi Banten. Kami terus mendorong sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar layanan medis berkualitas bisa dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Andra.

Selain penguatan fasilitas, Andra juga mengingatkan pentingnya upaya preventif melalui edukasi pola hidup sehat guna menekan angka pengidap penyakit jantung dan stroke di masyarakat.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, turut memberikan apresiasi atas kesiapan RSUD Kota Tangerang. Ia menilai standar pelayanan, teknologi medis, hingga kompetensi tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut telah setara dengan rumah sakit rujukan nasional.

“Layanan ini dapat diakses pasien BPJS tanpa biaya tambahan. Ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin kesehatan rakyat,” tegas Benjamin.

Ia juga menyoroti pentingnya penanganan cepat pada kasus serangan jantung dan stroke melalui golden period atau masa krusial maksimal enam jam. Keberadaan Cath Lab di RSUD Kota Tangerang diharapkan mampu memangkas waktu rujukan secara signifikan sehingga peluang keselamatan dan pemulihan pasien menjadi lebih besar.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas RSUD Kota Tangerang, baik dari sisi fasilitas maupun kompetensi tenaga medis. Menurutnya, pelayanan kesehatan terbaik adalah hak setiap warga tanpa memandang kondisi ekonomi.