TANGERANG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan lima program unggulan Bupati dengan aspirasi masyarakat. Sinkronisasi ini dilakukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sukadiri yang diselenggarakan pada Kamis, 22 Januari 2026.
Musrenbang Kecamatan Sukadiri merupakan tahapan krusial dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tangerang Tahun 2027. Forum ini berfungsi sebagai sarana strategis untuk menjaring dan menyinkronkan usulan pembangunan dari tingkat kecamatan agar sesuai dengan kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.
Musrenbang tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan.” Tema ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi inklusif, penguatan ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan hidup.
Perwakilan Bappeda Kabupaten Tangerang dari Bidang Perencanaan Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PPSDA), Dedy Supriyadi, menjelaskan bahwa Musrenbang adalah forum partisipatif yang berperan penting dalam menjembatani kebutuhan riil masyarakat dengan program prioritas pemerintah daerah.
“Musrenbang merupakan ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam perumusan kebijakan, sehingga program pembangunan yang dilaksanakan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Dedy.
Lima Program Unggulan Bupati Diperkenalkan
Dalam forum tersebut, Bappeda Kabupaten Tangerang memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah Tahun 2027 yang dirumuskan melalui lima program unggulan atau yang dikenal sebagai program Pentaprima. Program ini merupakan prioritas utama Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang.
Kelima program unggulan tersebut meliputi:
1. PRIMA (Pemerintahan Inovatif, Maju dan Smart): Berfokus pada peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berbasis digital.
2. PROSPEK (Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah): Diarahkan pada penguatan sektor industri, perdagangan, UMKM, serta penciptaan desa mandiri pangan.
3. TUNAS (Talenta Unggul Generasi Sehat): Menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan layanan kesehatan dan penanganan stunting.
4. SETARA (Sekolah Terpadu Ramah Anak): Mendorong pemerataan akses pendidikan dan peningkatan sarana prasarana sekolah.
5. SELARAS (Sistem Lingkungan Aman, Ramah dan Berkesinambungan): Berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Sinergi Antar Stakeholder






