TANGERANG, PORNUS – Pemerintah Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, memperkuat upaya percepatan penurunan stunting. Langkah ini dilakukan melalui intervensi gizi berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT), vitamin, serta edukasi kesehatan intensif bagi balita dan orang tua di wilayah tersebut.

Kepala Desa Kayu Bongkok, H. Hamdani, menyatakan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung target nasional penurunan stunting. Kegiatan intervensi gizi terbaru dilaksanakan pada Selasa (3/2/2026) di wilayah RT 08/04 Desa Kayu Bongkok, bekerja sama dengan Bidan Desa dan Kader Posyandu setempat.

“Pemerintah Desa Kayu Bongkok berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik dalam menekan angka stunting. Salah satunya melalui pemberian PMT dan vitamin yang mengandung gizi dan protein yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang optimal balita,” kata H. Hamdani.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya berfokus pada asupan gizi, tetapi juga mencakup peningkatan kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, selain pembagian PMT, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan kesehatan serta sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Pola hidup bersih dan sehat sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat sehari-hari dan menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih, higienis, dan sehat akan mendukung pencegahan stunting,” ujarnya.

H. Hamdani menambahkan, kegiatan Posyandu di Desa Kayu Bongkok dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai sarana utama pemantauan perkembangan kesehatan balita. Dalam kegiatan tersebut, balita menjalani pemeriksaan kesehatan, penimbangan berat badan, serta pengukuran tinggi badan yang dicatat secara akurat oleh Bidan Desa dan Kader Posyandu.

“Seluruh data perkembangan balita didata dengan baik untuk mengetahui kondisi kesehatan dan pertumbuhan anak. Hal ini penting agar jika ditemukan indikasi gangguan pertumbuhan dapat segera ditangani melalui intervensi yang tepat,” tegasnya.

Pemerintah Desa Kayu Bongkok berkomitmen untuk terus bersinergi dengan tenaga kesehatan dan kader Posyandu demi memastikan seluruh balita mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.

“Harapan kami, seluruh anak di Desa Kayu Bongkok dapat tumbuh sehat, bebas stunting, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tutup H. Hamdani.