Portalnusantara.id Lebak - Aktivitas mencurigakan diduga kuat terjadi di lokasi kasus pengrusakan lahan milik warga di Desa Jayasari, Kabupaten Lebak. Aktivis King Naga mengungkapkan adanya upaya sistematis untuk mengangkut dan menghilangkan alat-alat yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal milik PT Mulya Kuarsa Anugrah (MKA).
Sejak Senin (02/01/2026), warga setempat yang memantau lokasi melihat kendaraan jenis Colt Diesel bernomor polisi A 9332 QC keluar masuk area tambang secara berulang. Aktivitas tersebut diduga sebagai upaya pemindahan alat berat dan perlengkapan tambang guna menghilangkan barang bukti.
King Naga menyebut, pengangkutan alat-alat tersebut diduga dilakukan atas perintah mantan Bupati Lebak berinisial JB, menyusul semakin besarnya perhatian publik terhadap kasus ini.
“Kami menduga kuat ini adalah upaya menghilangkan barang bukti untuk mengaburkan kasus dan menghambat proses hukum. Namun masyarakat sudah menyiapkan bukti rekaman aktivitas di lapangan,” tegas King Naga.
Ia mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera turun tangan, mengamankan lokasi, serta melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan terhadap semua pihak yang terlibat. King Naga menegaskan bahwa keadilan bagi warga Jayasari harus ditegakkan tanpa intervensi dan tanpa tebang pilih. (Hkz)






