TANGERANG, PORNUS– Fenomena ikan yang mendadak lemas dan mengambang di permukaan air menggegerkan warga Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (10/2/2026) malam. Kejadian di Kali Buaran Jati, yang merupakan anak Sungai Cisadane tersebut, memicu kekhawatiran masyarakat akan adanya pencemaran lingkungan.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar Jembatan Wa Arsa (Jembatan Pabuaran Letik), Jalan Raya Mauk KM 16, ikan-ikan mulai terlihat mengapung sekitar pukul 19.05 WIB. Kondisi ikan yang melemah dimanfaatkan warga untuk berbondong-bondong datang membawa alat tangkap seperti jaring, ember, hingga karung. Berbagai jenis ikan air tawar seperti nila, baung, dan tawes tampak memenuhi beberapa titik aliran sungai.
Salah seorang warga setempat, Aang, mengungkapkan bahwa fenomena ini terjadi secara tiba-tiba setelah waktu Magrib. Ia menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan yang pertama kalinya terjadi di wilayah tersebut.
"Sejak habis Magrib, ikan mulai kelihatan lemas dan naik ke permukaan. Jumlahnya cukup banyak di beberapa titik," ujar Aang saat ditemui di lokasi kejadian.
Meski banyak warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk menangkap ikan, sebagian warga lainnya mengaku waswas terhadap kondisi ekosistem sungai. Muncul dugaan di tengah masyarakat bahwa peristiwa ini berkaitan dengan insiden kebakaran gudang bahan kimia yang terjadi baru-baru ini. Warga mengkhawatirkan adanya sisa limbah kimia yang mengalir dan mencemari aliran sungai.
Namun, Aang menegaskan bahwa dugaan tersebut masih sebatas spekulasi warga.
"Kami hanya menduga, tetapi perlu ada pemeriksaan resmi dari dinas terkait untuk memastikan penyebab pastinya," tambahnya.
Di sisi lain, beberapa warga tetap mengambil ikan tersebut karena menganggap kondisinya masih segar meski dalam keadaan lemas.
Hingga berita ini diturunkan, instansi terkait Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti fenomena tersebut.




