Portalnusantara.id Serang  - Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Gerakan Mahasiswa Pelestari Alam (GEMPA) Universitas Banten Jaya (UNBAJA) melaksanakan kegiatan ekspedisi penanaman mangrove di kawasan Pantai Gope, Karang Antu, Kota Serang, Senin (9/2/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari ekspedisi Anggota MAPALA GEMPA UNBAJA yang sekaligus menjadi salah satu bentuk kaderisasi lanjutan, dengan menekankan penguatan karakter, kepekaan sosial, serta tanggung jawab ekologis anggota.

Ekspedisi penanaman mangrove ini dilakukan sebagai respon atas kondisi pesisir yang kian terancam oleh abrasi, kerusakan ekosistem, dan aktivitas pembangunan yang tidak berpihak pada keberlanjutan lingkungan. Mangrove dipandang sebagai benteng alami yang memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus melindungi kehidupan masyarakat sekitar.

Ketua Umum MAPALA GEMPA UNBAJA Irvan "Petruk" menegaskan bahwa ekspedisi ini bukan sekadar kegiatan lapangan, melainkan bagian dari proses pembentukan kader yang berorientasi pada keberpihakan terhadap alam dan rakyat.

“Kegiatan ekspedisi penanaman mangrove ini merupakan bentuk tanggung jawab moral kami sebagai mahasiswa pecinta alam. Ini adalah bagian dari kaderisasi lanjutan yang menuntut anggota tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap krisis lingkungan. Kerusakan pesisir adalah ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat, dan mahasiswa tidak boleh diam ketika alam terus dieksploitasi,” tegasnya.

Sementara itu,naiyah anindya "Gampar" Ketua Pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa ekspedisi Menanam Mangrove ini dirancang sebagai aksi nyata, bukan kegiatan simbolik semata.

“Ekspedisi ini menjadi ruang pembelajaran langsung bagi saya dan Anggua MAPALA GEMPA UNBAJA. Kami turun, melihat, dan bertindak. Penanaman mangrove di Pantai Gope Karang Antu adalah langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif, sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab dan keberlanjutan kepada setiap kader,” ujarnya.

Melalui kegiatan ekspedisi ini, MAPALA GEMPA UNBAJA berharap kader-kader yang lahir tidak hanya memahami alam secara teoritis, tetapi juga memiliki keberanian dan komitmen untuk terlibat langsung dalam upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong perhatian lebih serius dari berbagai pihak terhadap perlindungan kawasan pesisir di Kota Serang.