Portalnusantara.id Lebak — Empat wartawan asal Kabupaten Lebak berinisial U, D, HR, dan T mendatangi Kantor Dinas Pendidikan setempat, Senin (9/2). Kedatangan mereka untuk meminta penjelasan resmi terkait beredarnya pesan berantai yang menuding mereka mengatasnamakan Bupati Lebak guna menjual seragam dan menarik iuran di sekolah.
Para wartawan tersebut menegaskan tudingan itu tidak benar. Mereka merasa dirugikan karena dalam pesan yang beredar terdapat foto berisi imbauan kepada kepala sekolah agar menolak kedatangan mereka apabila datang dengan membawa nama Bupati.
Menurut mereka, informasi yang tersebar telah mencoreng nama baik dan profesi. Karena itu, mereka meminta pihak dinas membantu mengklarifikasi sekaligus menghadirkan oknum yang diduga membuat atau menyebarkan foto imbauan tersebut agar persoalan dapat diselesaikan secara terbuka.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, mengatakan pihaknya menanggapi serius laporan tersebut. Ia memastikan dinas akan mempertemukan pihak-pihak terkait untuk mencari kejelasan.
“Kami akan menelusuri asal-usul imbauan itu dan memanggil pihak yang diduga terlibat dalam pembuatan maupun penyebarannya, sehingga persoalannya bisa terang,” katanya.
Saat ini, Dinas Pendidikan masih melakukan pendalaman guna mengetahui sumber penyebaran pesan tersebut serta pihak yang bertanggung jawab. Diharapkan hasil penelusuran dapat segera memberikan kepastian dan menyelesaikan polemik yang terjadi.




