TANGERANG, PORNUS– Warga masyarakat bersama pengurus Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Qur’an Al-Munawaroh menggelar gotong royong membersihkan sisa bangunan sekolah yang ambruk. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) di lingkungan sekolah yang berada di Kampung Kebon Kelapa RT 001 RW 004, Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

Ambruknya bangunan sekolah terjadi pada Selasa dini hari, 20 Januari 2026, sekitar pukul 00.10 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Sukadiri. Akibat kejadian tersebut, sebagian struktur bangunan roboh dan meninggalkan puing-puing yang berpotensi membahayakan warga dan siswa.
Kepala Sekolah PAUD Al-Munawaroh, Ibu Mimin, mengatakan gotong royong dilakukan untuk merapikan sisa bangunan yang ambruk agar tidak membahayakan lingkungan sekolah. “Kami melakukan gotong royong agar sisa bangunan yang ambruk tidak membahayakan anak-anak dan warga sekitar. Kami juga berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk pembangunan kembali,” ujarnya, Sabtu.
Akibat ambruknya bangunan, aktivitas belajar mengajar di PAUD Al-Munawaroh terganggu. Meski demikian, proses pembelajaran tetap dilaksanakan secara darurat dengan menggabungkan siswa kelas A dan B di Majlis Al-Munawaroh. Namun, kondisi ini dinilai tidak efektif karena ruang belajar menjadi sempit dan tidak ideal untuk kegiatan anak usia dini.
Salah seorang wali murid, Tati Supiati, menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi pembelajaran yang belum normal. Ia berharap pihak terkait segera melakukan rehabilitasi atau pembangunan kembali fasilitas sekolah agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan aman.
“Anak-anak jadi belajar tidak nyaman dan ruangnya sempit. Kami berharap pemerintah segera membantu membangun kembali sekolah ini,” kata Tati.
Selain pengurus dan wali murid, kegiatan gotong royong juga melibatkan warga serta RT setempat. Ketua RT 001 Kampung Kebon Kelapa menjelaskan bahwa kerja bakti dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan anak-anak dan lingkungan sekitar.
“Kami ikut membantu membersihkan puing-puing agar lingkungan sekolah kembali aman. Kami juga berharap pemerintah, DPRD, dan pihak swasta dapat memberikan perhatian serta bantuan untuk pembangunan kembali fasilitas PAUD ini,” ujar Ketua RT 001, Kampung Kebon Kelapa.
Sejumlah warga yang ikut gotong royong mengatakan bahwa keberadaan PAUD sangat penting bagi masyarakat setempat, karena menjadi salah satu tempat awal pendidikan anak usia dini di lingkungan tersebut. Mereka berharap proses rehabilitasi bisa segera dilakukan agar aktivitas belajar mengajar tidak terus terganggu.

