TANGERANG, (PORNUS) – Semangat gotong royong masyarakat Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, terus diperkuat melalui pembangunan fasilitas bersama. Hal ini ditandai dengan peresmian Tenda Serba Guna milik Paguyuban RT 02/03 yang berlokasi di halaman Mushola Al-Hikmah, Kampung Buaran Jati, pada Sabtu malam (31/1) sekitar pukul 20.00 WIB.


Peresmian tenda serba guna ini menjadi momentum penting karena menyediakan ruang multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan warga. Fasilitas ini merupakan hasil kerja sama dan partisipasi aktif seluruh warga RT 02/03 dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Buaran Jati.

Acara peresmian dihadiri oleh Kepala Desa Buaran Jati Anis Wiwaha, Ketua RT 02/03 Wawan Aluaredi, Ketua Paguyuban RT 02/03 Andi Maryandi, Ketua Mushola Al-Hikmah Hermansyah, serta puluhan warga yang memadati lokasi dengan penuh antusias.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan fasilitas tersebut.

Ketua Paguyuban RT 02/03, Andi Maryandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan tenda serba guna dilatarbelakangi kebutuhan mendesak warga akan sarana yang layak dan mudah diakses untuk mendukung berbagai aktivitas.

“Tenda ini dibangun untuk pertemuan rutin warga, kegiatan keagamaan, acara hajatan berskala kecil, hingga keperluan sosial seperti acara kedukaan. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan bersama dan menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Andi Maryandi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua RT 02/03 Wawan Aluaredi menegaskan bahwa keberadaan tenda serba guna adalah bukti nyata kekompakan dan kepedulian warga terhadap lingkungan.

“Tenda serba guna ini murni hasil kebersamaan warga RT 02/03. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk berbagai kegiatan dan semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kami,” kata Wawan.

Sementara itu, Ketua Mushola Al-Hikmah Hermansyah menyambut baik pembangunan fasilitas yang berdampingan dengan area mushola. Menurutnya, lokasi tersebut strategis untuk mendukung kegiatan keagamaan sekaligus sosial warga secara berkelanjutan.