TANGERANG, PORNUS  – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Hikmah yang berlokasi di Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk, Tangerang, pada Rabu (28/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menag menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran krusial dalam pembangunan karakter bangsa.


Kedatangan Menteri Agama didampingi oleh Camat Cisauk dan disambut hangat oleh pimpinan Ponpes Daarul Hikmah, para pengasuh, santri, serta tokoh masyarakat setempat. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai rangkaian kegiatan selama kunjungan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, meninjau langsung lingkungan dan fasilitas pondok pesantren, serta berdialog secara terbuka dengan pengelola dan para santri. Ia menyampaikan penilaiannya bahwa pesantren memegang peranan strategis dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.

“Pondok pesantren bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga pusat pembinaan moral dan spiritual yang berkontribusi nyata dalam pembangunan karakter bangsa,” ujar Menag.

Sementara itu, Camat Cisauk Hendarto menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kehadiran Menteri Agama di wilayahnya. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan nyata pemerintah pusat terhadap penguatan pendidikan keagamaan, khususnya melalui lembaga pondok pesantren.

Camat berharap, kunjungan ini dapat menjadi motivasi bagi pengelola pesantren dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan Islam.

“Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan Islam. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, kami berharap pondok pesantren dapat terus berkembang dan berperan aktif dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan berdaya saing,” tutupnya.

Kegiatan kunjungan berlangsung tertib dan khidmat. Diharapkan momentum ini dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan, serta memperkuat peran pondok pesantren sebagai pusat pembinaan moral dan spiritual di Kecamatan Cisauk.