TANGERANG, PORNUS - Puskesmas Sukadiri di Kabupaten Tangerang, Banten, segera memberikan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan intensif bagi warga yang terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan di wilayah Kecamatan Sukadiri.
Banjir telah merendam sejumlah desa selama beberapa hari, termasuk Desa Pekayon, Desa Karang Serang, dan Desa Gintung. Genangan air yang berkepanjangan berpotensi besar menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Kepala Puskesmas Sukadiri, dr. Dicky Soegiarto, mengatakan bahwa pihaknya telah membuka posko kesehatan dan secara aktif melakukan pemeriksaan langsung di lokasi untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau selama masa bencana.
“Kami memberikan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir, mulai dari pengecekan kondisi umum, pengobatan keluhan ringan, hingga pemantauan penyakit yang sering muncul saat banjir. Penyakit yang diwaspadai meliputi ISPA, diare, penyakit kulit, dan demam,” ujar dr. Dicky Soegiarto, Selasa (13/1).
Selain pemeriksaan di posko utama, petugas kesehatan Puskesmas Sukadiri juga mendatangi lokasi-lokasi terdampak secara langsung (jemput bola) guna menjangkau warga yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. Dalam upaya ini, petugas turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama banjir untuk mencegah penyebaran penyakit.
Menurut dr. Dicky, upaya pemeriksaan dan pelayanan kesehatan ini merupakan langkah pencegahan dini agar tidak terjadi lonjakan kasus penyakit pascabanjir. Ia menekankan bahwa kondisi lingkungan yang kurang higienis akibat genangan air dapat mempercepat penyebaran infeksi.
Puskesmas Sukadiri mengimbau seluruh warga agar segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan. Warga juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.






