KABUPATEN TANGERANG – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Tangerang, Sapri, menegaskan komitmen pihaknya untuk mengawal stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan harga yang kerap membebani masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
Sapri menyatakan bahwa dinamika ekonomi selama bulan suci menuntut keseriusan pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan. Ia berharap langkah preventif segera diambil agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terkendala urusan pangan.
“Fraksi PKS berharap pemerintah daerah dapat menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan harga kebutuhan pokok. Ini penting untuk memastikan warga tidak terbebani lonjakan harga saat menjalankan ibadah,” ujar Sapri melalui keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Camat Legok Dampingi Bupati Maesyal Resmikan KDMP dan Bazar UMKM Palasari : Ekonomi Desa Bergerak
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD, Sapri mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat cadangan pangan dan mengoptimalkan distribusi. Ia menilai peran Perum Bulog sangat krusial dalam menjaga pasokan serta menekan potensi gejolak harga di pasar tradisional maupun ritel.
Selain pasokan, transparansi data pangan secara real-time juga menjadi sorotan. Menurut Sapri, keterbukaan informasi mengenai stok dan harga akan meminimalisir ruang gerak spekulan sekaligus memberikan kepastian bagi publik.
“Data yang transparan akan memperkuat kepercayaan masyarakat dan menjadi alat kontrol bersama dalam menjaga stabilitas harga di lapangan,” tegasnya.
Di sisi lain, Fraksi PKS juga memberikan perhatian khusus pada sektor UMKM dan pedagang takjil. Sapri menilai momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Ia mendorong adanya kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kecil guna meningkatkan daya beli masyarakat tanpa mengorbankan kelompok rentan.
Menjelang Idulfitri, Sapri meminta pengawasan distribusi sembako diperketat hingga ke tingkat desa untuk mencegah kelangkaan. Ia juga mendesak agar operasi pasar dilakukan secara efektif dan tepat sasaran, serta meminta aparat menindak tegas praktik penimbunan barang.
“Ramadan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kami optimistis stabilitas harga dan pasokan pangan di Kabupaten Tangerang dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya.


