Tangerang, PORNUS — Dua legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Dedi Muhdi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten 5 dan Ma'Mun Murod dari Dapil 3, menggelar reses masa persidangan II di Sekretariat MM, Desa Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, Sabtu (14/2/2026).. Agenda politik tersebut menjadi bagian dari konsolidasi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kegiatan reses dihadiri Kepala Desa Pondok Jaya, tokoh masyarakat, RT/RW, kader dan relawan PAN, serta masyarakat sekitar. Kehadiran para legislator PAN ini disambut antusias warga yang memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik.
Ahmad Dedi Muhdi dalam forum tersebut menegaskan komitmennya pada sektor pendidikan sebagai prioritas politik di wilayah Dapil Banten 5. Ia menyebut pemerataan akses pendidikan gratis menjadi agenda penting yang akan terus diperjuangkan di parlemen.
Menurutnya, pendidikan gratis harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali, baik di sekolah negeri maupun swasta. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika terjadi penyimpangan anggaran maupun praktik pungutan liar di sektor pendidikan.
“Bidang pendidikan di Kecamatan Sepatan harus terakomodir dengan baik. Kami siap memfasilitasi warga agar mendapatkan pendidikan gratis. Jika ada penyimpangan anggaran atau pungutan liar, segera laporkan agar dapat kami tindak lanjuti melalui Dinas Pendidikan,” tegas Ahmad Dedi Muhdi di hadapan peserta reses.
Sementara itu, Ma’Mun Murod selaku legislator Dapil 3 sekaligus tuan rumah kegiatan menekankan pentingnya sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, tetapi bagian dari komunikasi politik untuk memastikan aspirasi warga masuk dalam kebijakan pembangunan.
Ma’Mun Murod menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur dasar menjadi aspirasi dominan masyarakat yang harus segera ditindaklanjuti. Ia berkomitmen mendorong perbaikan jalan lingkungan, peningkatan drainase, hingga program bedah rumah bagi warga kurang mampu.
“Perbaikan jalan rusak dan saluran air atau drainase menjadi prioritas agar tidak terjadi genangan dan banjir. Selain itu, program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan juga akan terus kami dorong. Harapannya, Kecamatan Sepatan ke depan semakin maju dan lebih baik,” ujarnya.
Kepala Desa Pondok Jaya Deri Dermawan mengapresiasi kegiatan reses yang dinilai memperkuat komunikasi politik antara masyarakat dan wakil rakyat. Ia menilai kehadiran langsung anggota DPRD menjadi bukti komitmen dalam mendengar kebutuhan warga.

