TANGERANG, PORNUS— Banjir yang melanda Kabupaten Tangerang, Banten, terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melaporkan, hingga saat ini genangan banjir telah berdampak pada 24 kecamatan dari total 29 kecamatan di wilayah tersebut, dengan tingkat sebaran yang bervariasi di setiap kecamatan.

BPBD mencatat, tidak seluruh desa di masing-masing kecamatan terdampak banjir. Di beberapa wilayah, genangan air hanya merendam satu hingga tiga desa, bergantung pada kondisi topografi dan sistem drainase setempat.

Di tengah kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang sekaligus Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang, H. Ahmad Baidowi, S.Pd.I., M.H., menyalurkan bantuan logistik dan sembako kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Teluknaga. Bantuan disalurkan secara langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Menurut Baidowi, kehadiran wakil rakyat di lokasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan konstitusional. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya terbatas pada penyaluran bantuan, tetapi juga memerlukan langkah-langkah berkelanjutan.

“Kami hadir tidak hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga memastikan pemerintah daerah benar-benar hadir di tengah masyarakat. Penanganan banjir harus dilakukan secara komprehensif, baik pada saat tanggap darurat maupun melalui upaya pencegahan jangka panjang,” ujar Baidowi. Kamis (15/1)

Ia menambahkan, persoalan banjir di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang perlu ditangani melalui perbaikan infrastruktur dan normalisasi drainase secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat agar program-program tersebut dapat segera direalisasikan.

Selain itu, Baidowi juga menginstruksikan seluruh kader PKB di Kabupaten Tangerang untuk turut membantu warga terdampak di wilayah masing-masing, sebagai bentuk solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi bencana.

Di akhir keterangannya, Baidowi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta menjaga kesehatan selama masa banjir. Ia berharap kondisi segera membaik sehingga warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kita berharap air segera surut dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” katanya.