Serang, PORNUS — Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) bersama Pemerintah Provinsi Banten dan pemerintah kabupaten/kota menyepakati langkah terpadu untuk menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Banten akibat intensitas hujan tinggi. Koordinasi lintas sektor ini difokuskan pada identifikasi akar masalah dan penyusunan strategi penanganan banjir secara komprehensif, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Kepala BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana, mengatakan bahwa kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi krusial untuk memetakan penyebab banjir secara jelas dan menyeluruh. Dengan identifikasi yang akurat, penanganan diharapkan dapat dilakukan secara efektif dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Kami akan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk menangani permasalahan banjir di Banten. Harapannya, setiap persoalan bisa teridentifikasi dengan baik sehingga kejadian banjir tidak terus berulang,” ujar Dedi usai rapat koordinasi di Serang.

Identifikasi yang dilakukan mencakup pemetaan titik-titik banjir di Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Tangerang. Selain itu, pemetaan juga meliputi analisis penyebab banjir di tiap lokasi, serta ketersediaan personel, alat, dan bahan penanganan banjir pada masing-masing instansi.

Wali Kota Serang Budi Rustandi, yang hadir didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Bappeda Kota Serang, menilai rapat koordinasi tersebut penting untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi lapangan dan upaya penanganan yang telah ditempuh. Pemahaman ini diperlukan agar pemerintah daerah dapat menjelaskan secara transparan kepada masyarakat terkait langkah-langkah yang sedang dan telah dilakukan.

Budi menambahkan, terkait curah hujan yang masih tinggi, Pemerintah Kota Serang telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Saat ini sedang dilakukan modifikasi cuaca dengan memecah awan di wilayah Selat Sunda, DKI Jakarta, Depok, dan sekitarnya. Dalam dua sampai tiga hari ke depan, intensitas hujan diperkirakan akan berkurang,” kata Budi.

Fokus Penanganan Jangka Pendek dan Panjang

Dari rapat tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi lintas instansi dalam penanganan banjir dan pascabanjir. Setiap instansi akan berkontribusi sesuai kewenangan dan ketersediaan sumber daya masing-masing.