TANGERANG, PORNUS – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Syarip Hidayatullah, mengapresiasi peluncuran Mars Kecamatan Sepatan Timur serta pengenalan komoditas ketahanan pangan yang digagas Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan inovasi daerah sekaligus penguatan identitas wilayah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ahmad Syarip menilai, peluncuran Mars Sepatan Timur tidak hanya bersifat simbolik, namun memiliki nilai strategis dalam menumbuhkan rasa kebersamaan, semangat kolektif, serta kecintaan masyarakat terhadap wilayahnya. Sementara itu, pengembangan komoditas ketahanan pangan dinilai sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah dan nasional dalam memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

“Peluncuran Mars Sepatan Timur dan penguatan komoditas ketahanan pangan merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Semoga dapat terus dikembangkan dan menjadi percontohan bagi kecamatan lain di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Syarip Hidayatullah menyampaikan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sepatan Timur untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2027.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis dalam sistem perencanaan pembangunan daerah yang mengedepankan partisipasi masyarakat dari tingkat bawah. Melalui forum ini, aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh desa dan kecamatan diharapkan dapat terakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah.

“Musrenbang adalah wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Usulan dari desa dan kecamatan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil masyarakat,” kata Ahmad Syarip dalam sambutannya.

Ahmad Syarip juga mengapresiasi kehadiran dan partisipasi unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa se-Kecamatan Sepatan Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur perempuan dan pemuda yang turut berperan aktif dalam forum perencanaan tersebut.

Dalam penyampaian pokirnya, Ahmad Syarip Hidayatullah menyoroti persoalan infrastruktur jalan dan kemacetan lalu lintas yang hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat di Kecamatan Sepatan Timur. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki posisi strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah, termasuk akses menuju kawasan perkotaan dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Ia mendorong agar peningkatan kapasitas jalan melalui pelebaran serta perbaikan infrastruktur dapat menjadi prioritas dalam RKPD Kabupaten Tangerang Tahun 2027. Langkah tersebut dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, kelancaran arus lalu lintas, serta pertumbuhan ekonomi kawasan.